- Posted on
- • Self-Reflection
Pelajaran Menarik dari Tertinggal Kereta
- Author
-
-
- User
- Didiek
- Posts by this author
- Posts by this author
-
Hampir setiap hari saya naik kereta untuk berangkat kerja. Karena sudah terbiasa, saya biasanya tahu kapan harus berangkat dari rumah agar bisa naik kereta sesuai dengan jadwal yang biasa saya naiki.
Tetapi... pagi itu saya sedikit berbeda, saya terlambat.
Ketika sampai di stasiun, kereta yang seharusnya saya naiki sudah mulai meninggalkan peron. Saya sempat mempercepat langkah, tapi tetap tidak berhasil.
Akhirnya saya hanya berdiri dan melihat kereta itu pergi.
Awalnya sedikit kesal. Tapi setelah melihat jadwal, ternyata kereta berikutnya akan datang beberapa menit lagi.
Saya hanya perlu menunggu.
Entah kenapa, dari kejadian sederhana itu saya tersenyum didalam kereta yang saya naiki, terlintas pikiran yang menarik tentang kehidupan.
Mungkin Kita Tidak Benar-benar Tertinggal
Ada kalanya kita merasa tertinggal ketika melihat orang lain sudah lebih dulu sampai.
Teman sudah punya pekerjaan yang lebih baik, sudah menikah, sudah punya rumah, atau sudah memulai sesuatu yang bahkan belum kita lakukan.
Kemudian kita mulai bertanya,
"Kenapa saya belum sampai di sana?"
Padahal mungkin kita tidak terlambat.
Kita hanya sedang menunggu kereta kita sendiri.
Saat itu saya sadar, ketinggalan satu kereta ternyata bukan masalah besar. Saya hanya perlu sedikit menunggu, karena perjalanan saya masih bisa dilanjutkan dengan kereta berikutnya.
Saya pikir kehidupan juga begitu.
Setiap orang punya waktunya masing-masing. Ada yang berangkat lebih dulu, ada yang harus menunggu lebih lama. Ada yang jalannya lancar, ada juga yang harus berhenti sebentar sebelum melanjutkan perjalanan.
Yang sering membuat kita merasa tertinggal justru karena kita terlalu sibuk melihat perjalanan orang lain.
Tidak Semua Harus Datang Tepat Waktu
Sejak kejadian itu, saya jadi berpikir bahwa mungkin dalam hidup kita memang tidak selalu mendapatkan apa yang kita inginkan pada waktu yang kita harapkan.
Ada yang datang lebih cepat, ada yang membutuhkan waktu lebih lama.
Yang bisa kita lakukan adalah tetap berjalan, tetap berusaha, dan ketika waktunya belum tiba, belajar untuk sedikit bersabar.
Hari itu saya memang ketinggalan kereta. Tapi beberapa menit kemudian, kereta berikutnya datang dan saya tetap bisa melanjutkan perjalanan.
Mungkin kehidupan juga seperti itu.
Ada hal-hal yang terlewat, ada kesempatan yang belum datang, dan ada rencana yang harus menunggu lebih lama.
Tapi bukan berarti semuanya selesai.
Kita mungkin hanya sedang menunggu waktu yang tepat untuk melanjutkan perjalanan.
Dan mungkin, tidak apa-apa kalau sesekali kita harus menunggu. Sampai ketemu di tulisan lainnya.