Sumatera Barat, 2007

May 1, 2012

Indonesia adalah negeri yang sangat indah. Kemanapun kita pergi selalu ada yang menarik untuk dilihat.
Begitu pula dengan Sumatera Barat, keindahan alamnya begitu memikat, beberapa saya abadikan dalam foto-foto di bawah ini.

Lokasi pertama yang saya kunjungi adalah Lembah Anai.
Lembah Anai terletak di antara kota Padang dengan Bukit Tinggi, merupakan air terjun dengan ketinggian sekitar 30 meter.


Mengunjungi Bukit Tinggi yang berudara sejuk membuat saya betah, ditambah lagi dengan suguhan kuliner yang serba enak. Kehidupan sepertinya berjalan dengan lambat dan tenang.
Kota ini dulu dikenal sebagai 'Fort de Kock'. Belanda membangun benteng di masa penjajahan dahulu.
Kota ini merupakan tempat kelahiran Bung Hatta, tokoh pendiri Republik Indonesia.

 


Di perbatasan Bukit Tinggi terdapat lembah curam yang dinamakan Ngarai Sianok. Dalam jurangnya sekitar 100 m ini, membentang sepanjang 15 km dengan lebar sekitar 200 m, dan merupakan bagian dari patahan yang memisahkan pulau Sumatera menjadi dua bagian memanjang.


Kemudian saya mengunjugi Danau Maninjau yang berjarak sekitar 36 km dari Bukit Tinggi.
Maninjau yang merupakan danau vulkanik ini berada di ketinggian 461,50 meter di atas permukaan laut. Luas Maninjau sekitar 99,5 km² dan memiliki kedalaman maksimum 495 meter. Cekungannya terbentuk karena letusan gunung yang bernama Sitinjau
Menuju kesana kita akan melewati jalanan berkelok-kelok sepanjang 10 km, yang dinamakan Kelok 44, sungguh keindahan yang harus disyukuri.



Berikutnya adalah Pantai Air manis.
Pantai Air Manis berkaitan erat dengan legenda Malin Kundang, yang berubah menjadi batu bersama-sama dengan kapalnya, setelah durhaka kepada ibunya.



Menuju kota Padang, kita akan menemui Jembatan Siti Nurbaya.
Dari atas jembatan, saya mengambil foto kapal dan bangunan tua di sekitarnya



Tidak jauh dari pusat kota Padang, terdapat pantai yang indah yaitu Pantai Padang



Sungguh kenangan yang indah mengunjungi Sumatera Barat, semoga saya dapat mengunjunginya kembali di lain kesempatan.

Go Back

Comment